Alasan Siswa +62 Suka Offcam Pas Kelas Daring

Alasan Siswa +62 Suka Offcam Pas Kelas Daring

Alasan Siswa +62 Suka Offcam Pas Kelas Daring – Kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia membuat cara anak sekolah belajar berbeda. Mereka lakukan belajar online di rumah ditemani guru melalui beberapa aplikasi seperti Google Meet atau Zoom. Uniknya banyak anak-anak sekolah yang sengaja mematikan kamera saat belajar.

Hal ini tentu membuat guru menjadi curiga kenapa kamera dimatikan. Jangan-jangan siswa bukannya malah belajar tetapi malah asyik lakukan aktivitas lain di rumah, seperti makan, main game, bahkan sampai tidur.

Tidak sedikit siswa yang saat ditanya guru soal wajahnya tak terlihat di layar laptop atau handphone, memberikan alasan yang kalau dipikir memang aneh dan membuat kita jadi tertawa. Ini dia beberapa alasan yang sering diucapkan anak sekolah.

1. Mood lagi hancur

Meski masih jadi anak sekolah, sepertinya masalah yang dihadapi juga sudah bertubi-tubi sampai tak kuat untuk menyalakan kamera dan menunjukan wajahnya. Mungkin siswa itu sedang sedih dan menangis karena diterpa masalah yang membuatnya jadi tidak mood. Itu alasan ga mood belajar atau bagaimana xixixix.

2. Insecure sama muka sendiri

Kualitas ponsel yang berbeda, tentu memberikan efek berbeda pula pada tampilan wajah saat pertemuan secara online. Bagi mereka si pemilik hape apel kegigit, tampilan video mereka masih memiliki efek glowing. 

Yah, secara umum masih dalam kadar bagus, dan sedap dipandang. Namun, bagi mereka yang memiliki hape dengan kualitas rendah, tampilan video di pertemuan online menjadi sangat buruk. Bahkan bagi mereka, kepayahan kualitas ponselnya membuat wajah mereka tampak lebih buruk dari aslinya. Jadi lebih baik offcam aja ya. Nasib punya HP kentang dan tidak berwajah good looking ya bundzzz. Canda.

3. Kondisi rumah gak kondusif

Tidak semua orang memiliki tempat privasi, seperti kamar sendiri atau ruangan khusus yang tenang dan damai. ada banyak pelajar yang hidup dengan kondisi rumah yang tidak kondusif. Sehingga membuat mereka kesulitan mencari tempat untuk melakukan pertemuan online.

Contoh saja saat mengambil tempat di meja makan, ibu bolak balik menata makanan dengan daster, atau adik yang berjalan mondar mandir. Tentu hal seperti ini tidak mau pelajar tampilkan di zoom mereka. 

4. Masih ngantuk

Jangankan di pertemuan online, pertemuan secara live saja pelajar sering mengantuk mendengar materi yang disampaikan oleh guru. Namun bedanya, saat online mereka memiliki kemudahan untuk menutupi aktivitas ngantuknya. Bagi mereka, mematikan kamera jauh lebih aman, dari pada ketauan tidur.

Apalagi pertemuan zoom di pagi hari saat murid murid masih menguap lebar, mematikan kamera adalah salah satu cara mendengarkan penjelasan guru sambil berbaring di pulau kapuk.

Dari 4 alasan siswa offcam saat pelajaran diatas kamu tipe yang mana?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top