Tentang Zaman Megalitikum

Zaman megalitikum merupakan zaman batu besar yang pengertiannya ini berasal dari kata mega yang berarti besar dan lithos berarti batu. Pada saat zaman ini manusia sudah bisa memanfaatkan batu dengan lebih baik saat menjalani kehidupan sehari-hari dikarenakan hal tersebut zaman itu dinamakan dengan zaman megalitikum.

Zaman megalitikum tersebut adalah sebuah perkembangan dari zaman neolitikum serta zaman perunggu, yang sudah mengenal tentang sebuah kepercayaan tetapi masih hanya batas percaya kepada nenek moyang dikarenakan pengetahuan manusia yang sudah meningkat.

Sejarah Zaman Megalitikum

Menurut informasinya, zaman ini menyebar ke kawasan Nusantara dan terbagi menjadi dua gelombang yaitu megalitikum tua dan muda.

Megalitikum tua menyebar pada sekitaran tahun 2500-1500 SM lebih tepatnya pada zaman neolitikum yang dibawa oleh proto melayu atau pendukung dari kebudayaan kapak persegi yang bisa dilihat dari peninggalan menhir, arca-arca statis, serta punden berundak-undak.

Sedangkan untuk yang muda menyebar disekitaran tahun 1000-100 SM ya g lebih tepatnya pada zaman perunggu dan dibawa oleh deutro melayu atau pendukung dari kebudayaan dongson yang bisa dilihat dari peninggalan peti kubur batu, dolmen, arca-arca dinamis, serta waruga sarkofagus.

Hal itu juga didukung oleh adanya penemuan kuburan batu, batu besar pada zaman prasejarah, alat perunggu serta besi, manik-manik dan juga hal lain yang hanya terdapat pada zaman tersebut.

Selain itu bekas kegiatan yang telah dilakukan oleh manusia purba akan berbentuk dengan halus tetapi terlihat kasar di saat akan meratakannya dan jika mengerjakan sesuatu yang hanya dengan memerlukan bentuk tertentu.

Zaman megalitikum mempunyai beberapa ciri tersendiri yang menjadi sebuah perbedaan dengan zaman yang lainnya diantaranya yaitu sebagai berikut.

1. Berkembang dari zaman neolitikum serta zaman perunggu.
2. Tiap kelompok sudah mempunyai seorang pemimpin atau kepala suku.
3. Sudah menerapkannya nilai atau norma didalamnya.
4. Sudah mengenal adanya kepercayaan walaupun hanya sebatas percaya nenek moyang.
5. Sudah mengetahui tentang sistem pembagian kerja.
6. Telah bisa memanfaatkan logam sebagai peralatan hidup.
7. Sudah bisa membuat berbagai hal dari batu besar.
8. Sudah bisa menerapkan sistem food producing atau disebut juga bercocok tanam.
9. Sudah menggunakan sistem hokum rimba yaitu mempunyai yang terkuat dari yang paling kuat.

Nah itulah penjelasan singkat tentang zaman Megalitikum yang bersejarah. Sebelum kita bisa seperti ini, dahulu pada masa purbakala mereka benar-benar belajar dari dasar dengan alam.

Sejatinya semua pelajaran yang ada sekarang, dan apapun yang kita lakukan saat ini merupakan pelajaran dari alam.

Baca juga Tentang Zaman Neolitikum

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top